Halaman

Tampilkan postingan dengan label Air Terjun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Air Terjun. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 Januari 2016

Air Terjun Batu Rigis Padang Guci Kab. Kaur

Air Terjun Batu Rigis merupakan salah satu dari beberapa air terjun yang berada di kaki gunung Patah Provinsi Bengkulu, secara geograpis berada pada ketinggian sekitar 600 meter di atas permukaan laut. dengan lokasi desa terdekat adalah Desa Bungin Tambun III, Kec. Padang Guci Hulu, Kab. Kaur, Provinsi Bengkulu. 

Kondisi topografi  yang bergelombang dan berbukitan, membuat wilayah ini memiliki banyak Air terjun sangat menakjubkan,diantaranya adalah Air Terjun Batu Rigis. Nama Air Terjun "Batu Rigis" ini diambil dari letaknya yang berada dalam kawasan hutan Batu Rigis Padang Guci Hulu. Air Terjun ini tidak sama pada air terjun umumnya yang langsung jatuh dari ketinggian tertentu. Namun, air terjun ini mengalir deras membentuk spit yang berliku yang membelah batu besar dan tinggi dengan panjang sekira 15 meter. Air terjun ini mengalir dari perbukitan berada dalam kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) dengan sumber airnya berasal dari Danau Tumutan 7 (Swarna Bhumi).


Air Terjun Batu Rigis ( Foto diambil saat musim kemarau + - 5 bulan)

Aliran sungainya cukup deras dan berbatuan yang akan bermuara di Sungai Padang Guci, dengan kolam yang terbentuk di bawahnya sangat dalam dan luasnya sekitar 12 meter. Pada kolamnya, terlihat airnya sangat jernih dan berwarna hijau sehingga sangat memanjakan mata. Disekitarnya terdapat pohon-pohon besar membuat suasana di lokasi sangat sejuk dan dingin.

Air Terjun Batu Rigis ini mempunyai keindahan yang unik dan luar biasa, selama perjalanan kita akan menikmati view hutan hujan tropis yang masih hijau. Lokasinya terletak jauh dibagian dalam hutan, sehingga memberikan sensasi tersendiri bagi yang suka petualangan. Pada saat berjalan menuju lokasi air terjun Batu Rigis, rindangnya pepohonan, merdunya suara alam, segarnya udara dan indahnya gemercik air yang mengalir, view batu-batu besar, menghapus haus dan letih saat kita menuju lokasi air ini.

Untuk menuju ke lokasi air terjun, kita harus berjalan kaki sekitar 4 jam, dimulai dari PLTMH Padang Guci Hulu hingga Muara Tiga berjalan, dengan menelusuri jalan setapak selama 2.5 jam, dilanjutkan dengan mengikuti jalur sungai Padang Guci hingga Muara Air Terjun Batu Rigis lebih kurang 1.5 jam perjalanan. Kemudian dari Muara Air Terjun Batu Rigis masuk dengan menelusuri aliran sungai Batu Rigis sepanjang 150 meter hingga lokasi Air Terjun.  Karena lokasinya  jauh bagi yang ingin berkunjung ke sini, dusarankan untuk "camping". 

Sabtu, 02 Januari 2016

Air Terjun Cancap Padang Guci Kab. Kaur

Sungai Cancap merupakan salah satu sungai besar berbatuan seperti sungai Padang Guci, Sungai Cawang Kidau, Sungai Cawang Keruh, yang bersumber dari Bukit Barisan Sumatera. Sungai-sungai ini mengalir deras dari hulu bukit yang pada akhirnya semua bermuara ke Sungai Padang Guci menuju laut Samudera Hindia.

Keadaan topografi di hulu sungai yang berbukitan, membuat Sungai-sungai mengalir kecil karena terbagi menjadi berapa cabang dan memiliki banyak air terjun. Salah satunya adalah Air Terjun Cawang Kanan Sungai Cancap ini.



Secara geografis Air Terjun ini berada di lembah dalam kawasan Hutan Lindung Raje Mendare Padang Guci Kab. Kaur Bengkulu. Air Terjun ini mengalir cukup deras memilki ketinggian sekira 15 meter, memilki kolam penampungan cukup dalam dan luas sekira 4 x 6 m2 yang jatuh pada ketinggian sekira 1000 Meter Dari Permukaan Laut (mdpl).

Dengan menaiki tebing bejarak sekira 3 kilometer dari air terjun ini, juga terdapat air terjun cancap 2 (Dua) tingkat yang tinggi dan sangat alami, diperkirakan jatuh pada ketinggian 1800 mdpl. Namun, karena lokasi yang jauh sehingga air terjun ini belum bisa di abadikan.

Keadaan kawasan hutan dengan vegetasi lebat, pohon besar-besar dan hijau masih sangat alami membuat suasana dalam kawasan air terjun ini terasa sang sejuk dan memanjakan mata. Keadaan batu-batu yang berlumut membuat petualangan semakin seru. Lebih lanjut keberadaan Flora dan Fauna seperti Rafflesia arnoldii, binatang langka seperti harimau, kambing hutan, rusa dll masih dapat ditemui penduduk lokal yang berpetualang ke dalam wilayah ini.

Untuk menuju ke lokasi ini di butuhkan waktu sekira 2,5 jam. Dimulai dari desa menuju perkebunan pendunduk (0,5 jam), dilanjutkan berjalan kaki melewati perkebunan cancap sebanyak 7 kebun (1jam), kemudian dengan menelusuri aliran cawang kanan Sungai Cancap (1 jam).